Membandingkan 2 Model Judi Bola Over/Under dan Odd/Even

Jenis dan model permain judi bola kini semakin bervariasi, baik dari cara main kemenangan yang di dapat termasuk region di mana permainan tersebut paling banyak peminatnya beberapa permainan tersebut telah banyak dikenal oleh para bettor di seluruh dunia seperti ahandicap, mix parlay, over/under, odd/even, half time/full time, dan lain sebagainya semua permainan ini diciptakan agar para penggemar permainan judi bola tidak merasa kebosanan dan bisa terus menikmati olahraga kegemaran mereka.

Sejalan dengan olahraga judi bola juga kini telah berkembang menjadi industri yang pesat dan menjanjikan miliaran hingga triliunan rupiah berputar dalam bisnis ini setiap harinya bahkan di beberapa negara industri bola dijadikan salah satu sumber pendapatan bagi negara.

Dalam kesempatan kali ini akan membahas 2 model taruhan bola olahraga yang dikenal dengan nama Over/Under atau O/U dan Odd/Even atau O/E banyak yang kebingungan dan tertukar-tukar antara dua permainan bola ini memang hampir mirip namun kedua model taruhan ini sebetulnya berbeda apa saja perbedaannya mari bandingkan.

Model Over/Under
Over/Under atau O/U sebetulnya menggunakan sistem yang hampir sama dengan permainan jenis asian handicap atau hdp di dalam permainan bola ini bandar akan menyertakan odds dan voor sebagai ketentuan dari permainan bola yang membuatnya berbeda adalah cara menghitung voor-nya.

Nilai voor yang diberikan oleh bandar dalam permainan O/U dijadikan sebagai angka acuan yang akan digunakan oleh para bettor untuk melakukan prediksi terhadap hasil akhir sebuah pertandingan dengan kata lain bettor akan menebak berapa banyak gol yang terjadi dalam sebuah laga dibandingkan dengan nilai voor yang diberikan oleh bandar.

Model Odd/Even
Odd/Even atau O/E pada dasarnya memiliki tata cara permainan yang sama dengan O/U di mana bettor akan menebak berapa gol yang akan tercipta dalam sebuah laga sepakbola namun yang berbeda adalah di permainan O/E bettor akan menebak apakah jumlah gol yang tercipta akan berangka ganjil atau genap misalnya untuk pertandingan liga Inggris antara everton dan chelsea skor akhirnya adalah 3-3 maka yang menebak angka even (genap) akan menang karena jumlah golnya adalah 6 (3 + 3).